Mencegah utang
Utang adalah masalah paling pelik kedua setelah perselingkuhan. Namun akibat yang disebabkannya sangat fatal bagi seluruh anggota keluarga. Bila perselingkuhan dapat diselesaikan empat mata dengan pasangan, tetapi utang juga berdampak terhadap anak-anak anda, seperti kebutuhan mereka yang tidak terpenuhi, pendidikan mereka yang mungkin akan terbangkalai, dsb. Berikut adalah ips untuk mencegah utang.
- Jujurlah pada pasangan. Sikap jujur terhadap pasangan dibutuhkan dalam setiap kehidupan rumah tangga, terlebih dalam hal keuangan.
- Bagi suami, jangan menyerahkah 100% urusan keuangan untuk segala pembayaran kesehatan, pajak, dll kepada isteri. Cobalah untuk membantu isteri anda mengelola keuangan rumah tangga anda.
- Buatlah anggaran pedapatan dan pengeluaran. Lihat kembali anggaran tersebut jika sewaktu-waktu timbul niat anda untuk berhutang dan fikirkan apakah anda sanggup untuk membayarnya. Dengan begitu anda akan terhindar dari sikap untuk langsung menyetujui, tetapi anda akan berfikir dua kali untuk melakukannya.
- Fikirkan anak anda. Sudahkah kebutuhan mereka terpenuhi? Sudahkan mereka memilki asuransi kesahatan? Jangan berhutang jika mereka belum terpenuhi keseluruhannya.
- Jadilah tim. Dalam keluarga, hidup kita bukan hanya untuk seorang atau dua orang. Jadilah tim untuk memecahkan segala persoalan. Ceritakan pada pasangan anda tentang masalah keuangan anda, dan cari jalan keluarnya bersama, dengan begitu salah satu dari anda akan terbebas dari opsi untuk mengambil utang.
- Camkan pada diri anda, utang adalah ancaman dan memalukan! Berutang merupakan pemenuhan hasrat untuk saat ini, tetapi ia akan merampas masa depan kita. Dan dengan berutang akan merendahkan martabat kita. Kebanyakan kreditor akan sangat menyepelekan atau merendahkan sang debitor, jadi sekali lagi: hindari utang! Sekarang
No comments yet.
Leave a comment
| Next »
-
Recent
-
Links
-
Archives
- May 2008 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS